Madinah, 08:06:2016 | Majelis Umrah & Ziarah 3MitraPlus Program 06 sd 15 Juni 2015 melaksanakan Ziarah Dalam Masjid Nabawi. Bila pergi ke Madinah kapan saja, dengan niat ziarah ke Masjid Nabawi sebagai salah satu dari tiga Masjid yang dianjurkan untuk dikunjungi, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi SAW:
عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال لا تشد الرحال إلا إلى ثلاثة مساجد المسجد الحرام ومسجدى هذا ومسجد الأقصى - متفق عليه
Dari Abu Hurairah RA dari Nabi SAW bersabda: "Tidaklah sangat ditekankan bepergian selain menuju ke tiga masjid; Masjidil Haram, Masjidku ini dan Masjid Al-Aqsha". (Muttafaq 'alaih)
Selain itu, karena shalat di Masjid Nabawi lebih baik dari pada seribu kali salat di masjid lain, kecuali Masjid Haram, sebagaimana disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW:
عن جابر أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال صلاة في مسجدي أفضل من ألف صلاة فيما سواه إلا المسجد الحرام وصلاة في المسجد الحرام أفضل من مائة ألف صلاة فيما سواه - رواه ابن ماجه وأحمد وابن خزيمة والحاكم
Dari Jabir bin Abdullah bahwa Rasullullah SAW bersabda: "Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama daripada seribu kali shalat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil haram lebih utama daripada seratus ribu kali shalat di masjid lainnya". (HR Ibnu Majah, Ahmad, Ibnu Khuzaimah dan Al-Hakim)
Makam Rasulullah SAW. Makam Nabi Muhammad SAW dahulu dinamakan Masqurah, berada di luar Masjid Nabawi. Setelah Masjid itu diperluas makam ini termasuk dalam bangunan masjid. Pada bangunan ini terdapat 4 pintu:
Pintu sebelah kiblat dinamai Pintu At-Taubah.
Pintu sebelah Timur dinamai Pintu Fatimah.
Pintu sebelah Utara dinamai Pintu Tahajjud.
Pintu sebelah Barat ke Raudhah (sudah ditutup)
Dalam ruangan ini terdapat 3 buah makam yaitu makam rasulullah SAW, Abu Bakar Ash-Shiddieq dan Umar bin Al-Khaththab RA.
Raudhah. Raudhah adalah suatu tempat di dalam Masjid Nabawi yang letaknya ditandai tiang-tiang putih, berada di antara rumah Nabi (sekarang makam Rasulullah SAW) sampai mimbar. Raudhah adalah tempat yang maqbul untuk berdo'a. Sabda Rasulullah SAW:
ما بين بيتي ومنبري روضة من رياض الجنة ومنبرى على حوضى - رواه الشيخان
"Antara rumahku dengan mimbarku adalah Raudhah (taman) diantara taman-taman surga, dan mimbarku diatas telagaku". (HR Bukhari dan Muslim)
Tata Cara Ziarah Masjid Nabawi
Ziarah ke Masjid Nabawi ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan ibadah haji, oleh karena itu tidak perlu berihram maupun membaca talbiyah.
Apabila anda telah sampai di Masjid Nabawi, masuklah dengan mendahulukan kaki sebelah kanan dan membaca do'a masuk masjid. Setelah memasuki Masjid Nabawi, segeralah anda melakukan salat tahiyyat-al-masjid. Baik juga salat ini dilakukan di Raudhah, dan jika tak mungkin, lakukanlah di tempat lain didalam Masjid itu.
Kemudian menujulah ke kubur Rasulullah SAW, dan berdirilah di depannya menghadap ke arahnya, kemudian ucapkanlah salam dengan sopan dan suara lirih. Kemudian bergeserlah anda sedikit kesebelah kanan, agar dapat berada diadapan kubur Abu Bakar RA, ucapkanlah salam kepadanya dan berdo'alah memohonkan ampunan dan rahmat llahi untuknya. Kemudian bergeserlah lagi sedikit kesebelah kanan, agar anda dapat berada dihadapan kubur Umar RA, dan ucapkanlah salam dan berdo'alah untuknya.
Waktu Ziarah ke Makam Rasul dan Raudhah.
Masjid Nabawi hanya dibuka pada jam 03.00-22.00 waktu setempat. Waktu ziarah diatur sebagai berikut:
Bagi laki-laki dapat masuk ke Raudhah dan ziarah ke makam Rasulullah SAW selama Masjid Nabawi dibuka.
Bagi wanita hanya dapat mengunjungi Raudhah dan ziarah ke makam Rasulullah pada pukul 07.00-10.00 dan pukul 13.30-15.00.
Pekuburan Baqi'. Baqi' adalah tanah pekuburan untuk penduduk Madinah sejak zaman jahiliyyah sampai sekarang, terletak di sebelah Timur Masjid Nabawi. Disitu dimakamkan Khalifah Utsman bin Affan dan para isteri Nabi SAW yaitu Siti 'Aisyah RA, Ummu Salamah, Juwairiah, Zainab, Hafshah binti Umar dan Mariyah Al Qibthiyya RA. Demikian pula putera-puteri Rasulullah SAW; Ibrahim, Siti Fatimah, Zainab dan Ummu Kultsum.
0 komentar:
Posting Komentar