728x90 AdSpace

  • INFO TERBARU

    Senin, 13 April 2015

    Jamaah 3MitraPlus Kunjungi Maseum Haramain

    Makkah|13/04/2015 | Museum yang berada di kota Mekkah salah satunya adalah Museum Haramain.Dalam bahasa Arab, Haramain berarti ‘dua tanah haram’. Dua tanah haram melambangkan kota Mekkah dan Madinah. Maka apabila seseorang menyebut Haramain berarti yang ia maksud adalah tanah Mekkah dan Madinah.


    Di samping pintu masuk Museum Haramain terdapat tulisan The Exhibition of Two Holy Mosques Architecture (Museum Arsitektur Dua Masjid Suci). Tulisan tersebut menandakan bahwa museum ini disebut juga sebagai Museum Arsitektur Dua Masjid Suci. Yang disebut sebagai dua masjid suci tentu saja Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.


    Museum Haramain terletak di tengah perbukitan di daerah Ummoul Joud, Mekkah. Ummul Joud merupakan daerah di Mekkah yang tidak terlalu ramai dan dekat dengan pabrik Kiswah (kain pembungkus Ka’bah).


    Alhamdulillah Jamaah Umrah 3MitraPlus pergi ke museum ini.


    Bila Anda pergi ke Mekkah untuk haji maupun umrah tetapi tidak ada agenda untuk berkunjung ke museum ini, anda bisa menyewa taksi dari perusahaan swasta (bukan dari pemerintah).


    Biaya yang dibutuhkan untuk naik taksi dari hotel sekitar Masjidil Haram menuju ke museum ini adalah 50 sampai 70 riyal. Karena posisi museum ini berada di antara jalan tol lama Mekkah-Madinah menuju Hudaibiya, di perjalanan, anda bisa melihat tempat dimana Perjanjian Hudaibiyah dilaksanakan.


    Ukuran Museum Arsitektur Dua Masjid Suci berukuran tidak terlalu besar. Walaupun demikian, museum ini memiliki halaman yang cukup besar dan asri, beda dengan museum lain yang berada di Mekkah. Tampak dari luar, museum ini memiliki 4 pilar penyangga. Warna cat gedung bagian luar didominasi oleh putih dan abu-abu.


    Pintu masuk berwarna coklat tua dan di pinggirnya terdapat ornamen khas Arab Saudi berwarna emas. Museum ini digunakan kota Mekkah untuk menyimpan benda-benda dari dua masjid suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Umur benda-benda tersebut sudah hampir 10 abad Hijriyah.


    Anda jangan ke museum ini pada hari Kamis dan Jumat karena museum ini tutup, menyesuaikan dengan hari libur Arab Saudi. Tetapi pada saat musim haji, museum ini buka setiap hari. Museum ini buka selama dua sesi dalam sehari. Sesi pertama buka pada jam 8 pagi sampai dengan 3 sore. Tutup setelah jam 3 sore dan buka kembali pada jam 4 sore sampai 10 malam.


    Museum ini terbagi atas tujuh area.Ketika anda melangkahkan kaki masuk ke dalam museum, display pertama yang akan terlihat adalah Maket dari Masjidil Haram. Di dinding sekitar maket tersebut ada figura besar yang berisi foto-foto Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.


    Di sebelah kanan tidak jauh dari maket Masjidil Haram, anda akan menemukan sebuah tangga kayu berwarna coklat tua dengan roda di bawahnya. Tangga ini dibuat sejak tahun 1240 Hijriah dan dulu digunakan untuk Ka’bah. Sekarang tidak digunakan lagi dan sudah diganti dengan yang baru.


    Beberapa langkah ke arah kanan dari display tangga lama Ka’bah, anda akan menemukan display kepala mimbar yang terbuat dari kuningan. Display ini adalah display terlama yang berada di Museum Haramain.


    Di sekitar area ini, anda juga akan menemukan display Maqam Ibrahim beserta penutupnya yang biasa digunakan sebelum penggantian yang dilakukan pada masa pemerintahan Raja Fahd bin Abdul Aziz. Tidak jauh dari display Maqam Ibrahim ada display bebatuan yang terpahat ayat-ayat suci Al Quran.



    Display yang paling menarik perhatian pengunjung adalah display Pintu Ka’bah yang digunakan pada era Sultan Murad Khan. Pintu Ka’bah ini memiliki tinggi lebih dari tiga meter dengan kedalaman sekitar setengah meter dan lebar sekitar dua meter. Berat pintu tersebut sekitar 280 kilogram.


    Seluruhnya terbuat dari 99 persen emas murni. Selain display pintu Ka’bah pada era Sultan Murad Khan, adapula display pintu Ka’bah lain yang dibuat berdasarkan perintah dari Raja Abdul Aziz al-Saud, tetapi sekarang sudah tidak digunakan. Di sekitar display pintu Ka’bah, ada display kain pembungkus Ka’bah (Kiswah) serta alat pemintalnya.


    Display-display lain yang terdapat di sekitar area ini adalah: display pintu Masjidil Haram yang terbuat dari tembaga dan yang terbuat dari kayu, display gembok dan kunci Ka’bah pada masa Ottoman Sultan Abdul Hamid, display pilar yang terbuat dari tembaga. Pilar ini pernah berada pada tempat anda ber-tawaf (mataf), display Hajar Aswat, dan masih banyak lagi display yang tidak kalah menarik.


    Setelah berkeliling di area display properti Masjid Nabawi dan Masjidil Haram anda dapat menuju ke area perpustakaan kota Mekkah dan Madinah. Di sini anda dapat menemukan naskah asli Al Quran yang benar-benar tulisan tangan dan berbagai Al Quran dari masa ke masa. Pada area Sumur Air Zam-Zam, anda dapat menemukan railing sumur yang terbuat dari besi, lengkap dengan katrol dan embernya.


    Anda tidak akan terasa lelah dan kepanasan saat berkeliling museum karena museum ini sangat bersih, dingin, nyaman, dan tertata rapi. Anda juga bisa berfoto-foto di museum ini, tetapi tetap hindari pemakaian cahaya blitz agar tidak merusak properti museum.




    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Jamaah 3MitraPlus Kunjungi Maseum Haramain Rating: 5 Reviewed By: Achtanaputra
    Scroll to Top