Madinah | 7/4/15 | Madii pegunungan magnet.
Jabal Magnet sebenarnya adalah kereasi orang Indonesia yang memberikan nama, orang Indonesia memang kereatif memberikan nama-nama tempat yang ada di Makkah Madinah dan Jeddah seperti nama pasar seng ,di Makkah sepeda Nabi Adam, kelereng Nabi Adam yang terletak di kota Jeddah. Orang arab menamakan Jabal magnet dengan sebutan Mantiqo Baidho/tanah yang keputih-putihan, dan kalau dilihat dari kejauhan kawasan jabal magnet terlihat warna keputih-putihan.
Jabal magnet adalah merupakan kawasan peristirahatan atau rekreasi bagi sebagian orang-orang madinah pada malam jum'at atau malam sabtu tempat tersebut menjadi tempat yang ramai.
Jabal Magnet berjarak dari kota madianah 25 km dengan melewati jalan yang memutar ke arah gunung uhud. Tempat tersebut adalah merupakan dua barisan pegunungan yang membentang sepanjang 10 km dan di ujung barisan pegunungan seakan membentuk huruf U. Dan di ujung inilah pengunjung turun untuk berpoto-poto ria.
Semakin mendekati ujung pegunungan, pedal bis yang dikendarai bapak supir akan semakin berat seakan tertolak magnet alam yang ada di pegunungan magnet tersebut dan sebaliknya jika kembali dari arah akhir barisan pegunungan, bis atau kendaraan lain tidak perlu menekan pedal gas bahkan walau kendaraan tidak dimasukan gigi, maka kendaraan lambat laun bisa mencapai kecepatan 200 km/jam tanpa menginjak pedal gas - sungguh fenomena alam yang sangat luar biasa.
Di jabal magnet ada beberapa titik tertentu tempat terjadinya fenomena alam yang seoalah-olah ada daya tarik magnet di tempat tersebut.Titik yang sering menjadi tempat pembuktian atau memperlihatkan kepada para pengunjung adalah pada pertengan barisan gunung, ditempat tersebut ada tanjakan sepanjang seratus meter dengan kemiringan tiga puluh derajat. Penulis sendiri sebagai pemandu/mutawif, biasanya akan menunjukkan kepada para jamaah dan membuktikan fenomena alam tersebut. Bis di kondisikan dalam keadaan mesin di matikan. Jamaah akan melihat sendiri bis bergerak mundur dalam posisi menanjak dari kecepatan nol-sampai pada kecepatan 40km/jam. Kemudian pada pembuktian kedua, sebagian jamaah di suruh turun untuk melihat posisi jalan yang menanjak, lalu dengan menuangkan sebotol air aqua di jalan aspal yang menanjak tersebut, perlahan - lahan air yang di tuangkan tadi akan bergerak menanjak ke atas melawan hukum gravitasi dan sifat air yang mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang lebih rendah.
Setelah jamaah selesai berpoto -poto ria diakhir barisan gunung yang pemandangannya sangat eksotik maka semua jamaah naik bis untuk kembali ke kota madinah. Maka dalam perjalanan kembali inilah jamaah akan menyaksikan kembali pergerkan bis yang di tumpangi. Mutawif /pemandu akan menyuruh pak sopir mematikan mesin kendaraan atau menempatkan gear perseneling dalam posisi netral. Kendaraan mulai bergerak dari nol, terus naik 1km-5km-20km-40km-60km-100km-120km-140km-160km bahkan dalam kendaraan kecil bisa mencapai sampai pada kecepatan 200km/jam.
Sebagai pengetahuan saja, pada kecepatan tinggi dalam kondisi perseneling netral pada pertengahaan tahun 2012 pernah terjadi kecelakaan bis jamaah dari pakistan yang menyebabkan banyak jaamah yang meninggal dan terluka parah, sehingga area jabal magnet ditutup lebih dari tiga bulan oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi.
Jabal Magnet dari Segi Geologi
Manthiqa Baidha adalah merupakan tempat endapan lumpur alkali dari ratusan juta tahun uyang lalu, yang muncul ke permukaan bumi dan menyambung dengan pegunungan vulkanik Harrah Rahat. Endapan lumpur zaman tua yang kini membentuk pegunungan tersebut bisa dilihat dari bentuk batu batu tua yang seakan tempat tersebut adalah merupakan tempat yang sudah sangat tua.
Batu batu dalam pegunungan yang berwarna hitam, merah mengkilap itu tidak akan bisa anda temukan di tempat manapun. Seakan pemandangan mata kita dibawa ke zaman berabad abad sebelum masehi.
Batu tua dan besar yang merupakan batu yang telah terbentuk 10 juta tahun silam melalui proses "Makkah-Madinah-Nufud volcanic line" dimana rekahan tersebut terjadi pada saat terjadi erupsi vulkanik di sepanjang kawasan 600 km persegi. Kawasan magnetic hill ini bersambung terus ke rekahan vulkanik Harrah Rahat, Harrah Ithnayn, Harrah Uwayrid dan Harrah Khaybar.
0 komentar:
Posting Komentar