Pesawat yang membawa kepulangan 134 Jamaah Umrah dan Ziarah 3MitraPlus mendarat dengan tenang dan nyaman di Banadara International Kuala Namu. Alhamdulillah selamat dan seha-walafiat semuanya. Kegembiraanpun terlihat saat jamaah bertemu dengan sanak keluarga yang menjemput.
Suasa sana harupun terjadi pada saat perpisahan terakhir diantara jamaah yang berasal dari daerah yang berbeda, ada dar aceh, padang dan sebahagian dari sumatera utara,
Puncak dari kegiatan perpisahan ini adalah pembagian air zam-zam. Alhamdulillah "kata Cut Ratna" salah satu panitia pemberangkatan dan kepulangan, kami bersyukur dan gembira kali ini air zam-zam dalam keadaan aman dan cukup.
Disela-sela acara perpisahan ini, lain lagi dengan Founder/ CEO 3MitraPlus "Musli Guree Harun" yang sejak awal dikerumuni jamaah untuk bersalam-salaman, bilang terimakasih, dan macam-macam luapan kebahagian lainnya. Salah sorang jamaah sambil melihat pembagian air zam-zam dipimpin oleh "Muhammad Mufazhal Muslim" yang sejak keberangkatan memang cukup sibuk. Mufazhal adalah salah seorang staf di kantor PPM 3MitraPlus pada kali ini mendapat kesempatan untuk berangkat Umrah, dan kali ini pula Mufazhal dapat kesempatan dipercayakan sebagai salah seorang Pengurus perjalanan ini.
Sebenarnya kenapa ya jamaah sangat antusias menunggu pembagian air zam-zam. "Tanya seorang jamaah pada CEO 3MitraPlus" sambil berdiri santai dan diikuti beberapa jamaah. Founder/CEO 3MitraPlus berbagi cerita :
Air Zam-Zam sebenarnya bukanlah air yang asing bagi kaum Muslimin. Air ini mempunyai keutamaan yang sangat banyak. Rasulullah telah menjelaskan kegunaan air tersebut. Beliau bersabda,"Sebaik-baik air yang ada di muka bumi adalah Zam-Zam. Di dalamnya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penawar penyakit. "Apa rahasia dibalik air yang banyak memiliki khasiat dan penuh barakah ini?
MAKNA ZAM-ZAM
Kata Zam-Zam dalam bahasa Arab berarti, yang banyak atau melimpah. Adapun air Zam-Zam yang dimaksud oleh syari'at, yaitu air yang berasal dari sumur Zam-Zam. Letaknya dengan Ka'bah, berjarak sekitar 38 hasta.
Kata Zam-Zam dalam bahasa Arab berarti, yang banyak atau melimpah. Adapun air Zam-Zam yang dimaksud oleh syari'at, yaitu air yang berasal dari sumur Zam-Zam. Letaknya dengan Ka'bah, berjarak sekitar 38 hasta.
Dinamakan Zam-Zam, sesuai dengan artinya, karena memang air dari sumur tersebut sangat banyak dan berlimpah. Tidak habis walau sudah diambil dan dibawa setiap harinya ke seluruh penjuru dunia oleh kaum Muslimin.
Dinamakan dengan Zam-Zam, bisa juga diambil dari perbuatan Hajar. Ketika air Zam-Zam terpancar, ia segera mengumpulkan dan membendungnya. Atau diambil dari galian Malaikat Jibril dan perkataannya, ketika ia berkata kepada Hajar.
Disebutkan juga, bahwa nama Zam-Zam adalah 'alam, atau nama asal yang berdiri sendiri, bukan berasal dari kalimat atau kata lain. Atau juga diambil dari suara air Zam-Zam tersebut, karena zamzamatul ma` adalah, suara air itu sendiri.
Nama lain Zam-Zam, sebagaimana telah diketahui, antara lain ia disebut barrah (kebaikan), madhmunah (yang berharga), taktumu (yang tersembunyi), hazmah Jibril (galian Jibril), syifa` suqim (obat penyakit), tha'amu tu'im (makanan), syarabul abrar (minuman orang-orang baik), thayyibah (yang baik).
Akhirnya pembicaraan terputus karena pembagian air zam-zam selesai, dan seluruh jamaah meninggalkan Bandara Internasional Kuala Namu pada jam 21:46 wib. dan jamaah kembali ke rumah masing-masing. Semoga semua jamaah dapat membawa pulang air zam-zam dan menjadi Umrah yang Makbul dan Mabrurrah. Amin
0 komentar:
Posting Komentar